01 September 2009

Buktikan siapa yang hapal Alkitab walau satu surat saja di luar kepala!

Pernah terjadi ketika dalam suatu acara Debat Islam & Kristen di salah satu gedung di Jakarta, waktu memasuki acara tanya jawab, seorang ahwat mengajukan satu pertanyaan kepada sang Pendeta yang bertitel Doctor Teologi sebagai berikut :

AHWAT: "Pak Pendeta, di dunia ini ada banyak orang yang hapal Al Qur'an diluar kepala. Apakah ada orang yang hapal Alkitab diluar kepala?"

PENDETA: "Di dunia ini tidak mungkin ada yang hapal Alkitab di luar kepala. Sejenius apa pun orarig itu, tidak mungkin dia bisa hapal Alkitab di luar kepala, sebab Alkitab itu adalah buku yang sangat tebal, jadi sulit untuk dihapal. Berbeda dengan Al Qur'an. Al Qur'an adalah buku yang sangat tipis, makanya mudah dihapal."

Jawaban pendeta tersebut terlalu singkat, tidak rasional dan sangat merendahkan bahkan melecehkan AI Qur’an.

Dengan jawaban pak Pendeta hanya seperti itu, karena penasaran, kami maju ke depan, merebut mikropone yang ada difangan ahwat tersebut, dan melanjutkan pertanyaan ahwat tadi. (maaf disini kami pakai nama pengganti HILS)

HILS : "Maaf pak Pendeta, tadi bapak katakan bahwa Al Qur an adalah buku yang sangat tipis, makanya gampang dihapal diluar kepala. Tapi pak Pendeta, bahwa setipis-tipisnya Al Qur'an, ada sekitar 500 s/d 600 halaman, jadi cukup banyak juga lho!! Tapi kenyataannya di dunia ini ada jutaan orang yang hapal Al Qur'an diluar kepala. Bahkan anak kecil sekalipun banyak yang hapal diluar kepala, walaupun artinya belum dipahami. Sekarang saya bertanya kepada pak Pendeta, Alkitab itu terdiri dari 66 kitab bukan? Jika pak Pendeta hapal satu surat saja diluar kepala (1/66 saja), semua yang hadir disini jadi saksi, saya akan kembali masuk agama Kristen lagi! Ayo silahkan pak Pendeta!"

Mendengar tantangan saya seperti itu, situasi jadi tegang, mungkin audiens yang muslim khawatir, jangan-jangan ada salah satu Pendeta yang benar-benar hapal salah satu surat saja di dalam Alkitab tersebut. Seandainya ada yang hapal, berarti saya harus tepati janjiku yaitu harus masuk Kristen kembali. Karena para Pendetanya diam, saya lemparkan kepada jemat atau audiens Kristen yang dibelakang.

HILS : "Ayo kalian yang dibelakang, jika ada diantara kalian yang hapal satu surat saja dari Alkitab ini diluar kepala, saat ini semua jadi saksi, saya akan kembali masuk ke agama Kristen lagi, silahkan!!"

Masih dalam situasi tegang, dan memang saya tahu persis tidak akan mungkin ada yang hapal walaupun satu surat saja diluar kepala, tantangan tersebut saya robah dan turunkan lagi. Saat itu ada beberapa Pendeta yang hadir sebagai pembicara maupun sebagai moderator. Mereka itu usianya bervariasi, ada yang sekitar 40, 50 dan 60an tahun. Pada saat yang sangat menegangkan, saya turunkan tantangan saya ke titik yang terendah, dimana semua audiens yang hadir, baik pihak Kristen maupun Islam semakin tegang dan mungkin sport jantung.

HILS : "Maaf pak Pendeta, umur andakan sekitar 40, 50 tahun dan 60an tahun bukan? Jika ada diantara pak Pendeta yang hapal SATU LEMBAR saja BOLAK BALIK ayat Alkitab ini, asalkan PAS TITIK KOMANYA, saat ini semua jadi saksinya, aku kembali masuk agama Kristen lagi!! Silahkan pak!"

Ketegangan yang pertama belum pulih, dengan mendengar tantangan saya seperti itu, situasi semakin tegang, terutama dipihak teman-teman yang beragama Islam. Mungkin mereka menganggap saya ini gila, over acting, terlalu berani, masak menantang para Pendeta yang hampir rata­rata bertitel Doctor hanya hapalan satu lembar ayat Alkitab saja. Suasana saat itu sangat hening, tidak ada yang angkat suara, mungkin cemas, jangan-jangan ada yang benar-benar hapal ayat Alkitab satu lembar saja. Karena para pendeta diam seribu bahasa, akhirnya saya lemparkan lagi kepada jemaat atau audiens yang beragama Kristen.

HILS : "Ayo siapa diantara kalian yang hapal satu lembar saja ayat Alkitab ini, bolak balik asal pas titik komanya, saat ini saya kembali masuk Kristen. Ayo silahkan maju kedepan!"

Ternyata tidak ada satu pun yang maju kedepan dari sekian banyak Pendeta maupun audiens yang beragama Kristen. Akhirnya salah seorang Pendeta angkat bicara sebagai berikut:

PENDETA: "Pak Insan, terus terang saja, kami dari umat Kristiani memang tidak terbiasa menghapal. Yang penting bagi kami mengamalkannya."

HILS : "Alkitab ini kan bahasa Indone­sia, dibaca langsung dimengerti! Masak puluhan tahun beragama Kristen dan sudah jadi Pendeta, selembar pun tidak terhapal? Kenapa? Jawabnya karena Alkitab ini tidak murni wahyu Allah, maka­nya sulit dihapal karena tidak mengandung mukjizat! Beda dengan Al Qur’an. Di dunia ini ada jutaan orang hapal diluar kepala, bahkan anak kecilpun banyak yang hapal diluar kepala seluruh isi Al Qur'an yang ratusan halaman. Padahal bahasa bukan bahasa kita Indonesia. Tapi kenapa mudah dihapal? Karena Al Qur'an ini benar-benar wahyu Allah, jadi mengandung mukjizat Allah, sehingga dimudahkan untuk dihapal. Soal meng-amalkannya, kami umat Islam juga berusaha mengamalkan ajaran Al Qur’an. Saya yakin jika bapak-bapak benar­benar mengamalkan isi kandungan Alkitab, maka jalan satu-satunya harus masuk Islam. Bukti lain bahwa Al Qur'an adalah wahyu Allah, seandainya dari Arab Saudi diadakan pekan Tilawatil Qur'an, kemudian seluruh dunia mengakses siaran tersebut, kami umat islam bisa mengikutinya, bahkan bisa menilai apakah bacaannya benar atau salah. Dan ketika mengikuti siaran acara tersebut, tidak perlu harus mencari kitab Al Qur'an cetakan tahun 2000 atau 2005. Sembarang Al Qur'an tahun berapa saja diambil, pasti sama. Beda dengan Alkitab. Seandainya ada acara pekan tilawatil Injil disiarkan langsung dari Amerika, kemudian seluruh dunia mengaksesnya, kitab yang mana yang jadi rujukan untuk di ikuti dan dinilai benar tidaknya? Sama-sama bahasa Inggris saja beda versi, jadi sangat mustahil jika ada umat Kristiani bisa melakukan pekan tilawatil Injil, karena satu sama lainnya berbeda."

30 Agustus 2009

7 Perkara Yang Membuat Anda Bermotivasi Di Waktu Pagi

Perkara terbaik yang anda patut lakukan di waktu pagi, adalah :

1. Bersyukur, bersyukur, bersyukur.
Bersyukurlah sebab anda masih diberi peluang untuk meneruskan hidup, anda juga masih ada kesempatan untuk melakukan yang terbaik hari ini, lebih baik dari yang kelmarin.

2. Tekad Bermotivasi.
Pasang niat dalam hati yang anda mahu jadi bersemangat sepenuhnya. Ambil beberapa artikel-artikel motivasi pendek dan baca dalam seminit dua.

Di waktu awal pagi, jangan buka email, baca newspaper, baca gosip-gosip mahupun join sesi mengumpat bersama kawan-kawan. Sebab, ia menerbitkan energi negatif lalu menghalang anda dari bermotivasi sepanjang hari.

3. Dekatkan Diri Dengan Sesi Motivasi.
Ikuti sesi-sesi motivasi di media, misalnya Motivasi Pagi di TV3 dan sesi motivasi Dr Izzy di Hot FM. Luangkan masa 3-5 minit memberi motivasi pada diri sendiri melalui sesi-sesi motivasi pendek ni.

Motivasi harus dijaga, sebab kalau tak di jaga ia mudah turun. Kesannya, anda menjadi tidak bersemangat, lemah longlai dan lemas.

4. Dalam Apa Jua Yang Anda Buat, Mulakan Dengan Bismillah.
Bila anda mula punch card nak masuk kerja, baca bismillah, moga anda dijauhkan dari bisikan syaitan yang membuat anda lalai, mengantuk, macam tak cukup ‘cas betri’ saja.

Andai kata anda seorang pelajar, bermula dari nak masuk kelas, duduk di kerusi anda dan mula nak bukak buku, mulakan semuanya dengan bismillah. Moga apa jua yang anda lakukan mendapat keberkatan.

Masuk saje ke dalam kelas, pasang niat anda mahu menuntut ilmu. Bila istiqamah melakukannya, anda punya peluang cerah untuk menjadi cemerlang!

5. Set Target Kemajuan Diri Sendiri
Ini juga kurang dititikberatkan. Bila dah keluar rumah sama ada ke kelas atau ke tempat kerja, kita tak tahu apa yang kita nak capai hari tu. Betul tak?

Kita hanya nak sampai di sana, bekerja (atau menghadiri kelas) lepas tu nanti petang balik rumah, berehat, makan, minum, pastu tidur. Esok pagi, bangun dan perkara sama berulang lagi.

Hidup Anda bagai dalam 1 bulatan, situ-situ saja.

Mulai hari ini, ubah sikap anda. Set target apa yang anda mahu capai, lagi best setkan untuk setiap hari.

Andai anda seorang pelajar, set target berapa bab yang anda nak ulangkaji, berapa buah buku yang anda nak baca dalam minggu ni, berapa soalan anda nak bertanya pada lecturer atau guru anda nanti.

Andai anda seorang usahawan, set target berapa jualan yang anda nak capai hari ini dan berapa keuntungan yang anda nak dapat hasil dari bisnes anda. Set juga apa yang anda nak pelajari hari ni dalam bidang bisnes anda.

Andai anda seorang pekerja, set berapa tugas yang anda nak siapkan dan set limit masa untuk anda menyiapkan segalanya. Kecekapan seorang pekerja di nilai dari kepantasan, ketepatan dan kekemasan.

6. Lihat Warna Cerah
Warna boleh mempengaruhi mood. Warna cerah membuat kita jadi energetik, ceria dan penuh dengan idea.

Setiap hari, lihat warna-warna yang cerah seperti kuning, merah, biru dan hijau. Cara ni saya dah test sendiri, berkesan sungguh!

Dekatkan diri dengan benda-benda berwarna cerah sebab ia mampu merubah mood anda menjadi positif.

7. Penuhkan Hati Dengan Kemaafan
Lepaskan segala yang dulu-dulu. Maafkan orang diwaktu pagi, maafkan kesalahan semuanya dari dulu sampai sekarang.

Lepaskan dendam, rasa tak puas hati, geram, sakit hati dan yang sewaktu dengannya.

Andai emosi-emosi negatif ni bersarang di hati (walaupun sedikit) ia menghalang motivasi. Kesannya, anda jadi orang yang tak bersemangat langsung.

Lebih teruk, anda jadi orang yang berfikiran negatif, hanya nampak yang negatif dalam diri setiap orang, setiap situasi dan setiap benda.

Anda mesti berubah untuk kemajuan diri.

Berani Berubah Untuk Kecemerlangan Hidup.